Toilet Kucing
Anda tau gk toilet kucing gimana.nah saya akan jelasin.'Toilet' untuk kucing biasanya berupa litter box yang berisi pasir. Jika kamu memutuskan untuk memakai pasir, terdapat berbagai jenis pasir yang dijual di petshop yaitu:
Pasir zeolit : pasir ini berbentuk batu-batu kecil, ukurannya ada yang kecil, sedang , dan besar-besar. untuk pasir jenis ini tergolong murah dan biasanya dijual per zak, 25kg sekitar 50rb - 80rb per zak nya. pasir ini dapat dicuci kembali (kalau rajin dan ingin hemat).heheh
Pasir menggumpal (Clumping sand), pasir ini dapat menggumpal apabila terkena air, sehingga apabila pup ataupun pee kucing mengenai pasir ini, maka otomatis pasir ini akan menggumpal dan kita tinggal membuang pasir yang bergumpal saja. akan tetapi pasir jenis ini agak berbahaya jika masuk ke tubuh kucing(hati-hati).
Ada beberapa pasir yang wangi tetapi sangat disarankan untuk memilih pasir yang bebas bahan-bahan kimia, jadi lebih baik untuk memilih pasir yang tidak beraroma.
berikut cara menjaga kebersihan 'toilet kucing'
Jaga Kebersihan Litter Box
Gantilah pasir di litter box setiap hari, kalau perlu pagi dan sore.
Segera buang pup kucing yang kamu lihat untuk mencegah timbulnya sarang penyakit. gunakan serokan pasir khusus kucing.
Semprotkan cairan disinfektan pada litter box setelah mengganti pasir.
Cara Mencuci Pasir Zeolit
Untuk pasir jenis zeolit yang bisa dicuci kamu bisa mencucinya dengan cara-cara sebagai berikut:
1. Buang pup dan kotoran lainnya (bila ada) yang ada di pasir kucing, lalu rendam pasir di air sambil di kucek-kucek. gunakan sarung tangan karet untuk menghindari terkena penyakit dan bakteri-bakteri.
2. Buang airnya, rendam pasir dengan detergen sambil di kucek-kucek , lalu bilas hingga bersih
3. rendam pasir dengan bayclin / cairan disinfectan selama kurang lebih 5-6 jam .
4. taruh pasir di atas alas plastik lalu ratakan dan jemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering baru bisa dipakai kembali.
Cara mengganti jenis pasir
Jika kucing kamu telah terbiasa menggunakan pasir tertentu sebelumnya dan kamu ingin mengganti pasir kucing kamu ke jenis lain, usahakan menggantinya secara bertahap.
Hari pertama 25% pasir baru + 75% pasir lama
hari kedua 50% pasir baru + 50% pasir lama
hari ketiga 75% pasir baru + 25% pasir lama
hari keempat 100% pasir baru
jangan terlalu hemat,boros sedikit .
Mengajari Kucing Untuk Buang Air Pada Tempatnya
Untuk melatih kucing buang air pada litter box, caranya ketika anak kucing terlihat mengendus-endus lantai, lalu menggaruk-garuk lantai, segera pindahkan kucing tersebut ke litter box lalu bantu kucing menggaruk-garuk litter box tersebut. Lakukan sesering mungkin sambil diberitahu kalau di sana adlaah tempat buang air besar. Jika ia buang air di sembarang tempat pindahkan pup nya ke litter box lalu letakkan kucing kamu di litter box agar ia tahu bahwa di sana tempat buang kotoran.
Hilangkan bau kotoran kucing di tempat-tempat 'kecelakaan' terjadi karena jika masih ada bau kotorannya di sana maka ia akan secara insting buang kotoran lagi di tempat yang sama. hilangkan baunya dengan menyemprotkan cuka yang dicampur air atau menyirami bubuk kopi.
Kucing Tidak Mau Menggunakan Litter Box
Ada beberapa penyebab kucing tidak mau menggunakan litter box :
Litter box tidak dibersihkan dan sudah kepenuhan
Tempat litter box terlalu terang dan ramai orang berlalu lalang
Litter Box di pindah-pindah
Litter Box dipakai beramai-ramai, usahakan setiap kucing memiliki litter box sendiri
Litter box terlalu sempit, atau litter box didesain tidak nyaman , misalkan tertutup atau semacamnya
Kemungkinan lain adanya masalah pada saluran kencing atau pencernaan kucing.
Transisi Dari Pasir ke Toilet Manusia
Kucing juga bisa diajari untuk buang kotoran di toilet manusia, caranya hampir sama dengan mengajari menggunakan pasir, tetapi apabila sebelumnya kucing terbiasa menggunakan pasir, letakkan lah litter box nya dekat dengan toilet manusia secara bertahap. semakin hari semakin dekatkan ke toilet, lalu akhirnya letakkan bak pasir di toilet itu sendiri. setelah kucing terbiasa, buang pasirnya pelan-pelan, dan lama kelamaan kucing akan terbiasa pup di toilet.dan mulay lah mengajarin kucing secara berlahan-lahan,asalkan pasti.hehe
Litter box tidak dibersihkan dan sudah kepenuhan
Tempat litter box terlalu terang dan ramai orang berlalu lalang
Litter Box di pindah-pindah
Litter Box dipakai beramai-ramai, usahakan setiap kucing memiliki litter box sendiri
Litter box terlalu sempit, atau litter box didesain tidak nyaman , misalkan tertutup atau semacamnya
Kemungkinan lain adanya masalah pada saluran kencing atau pencernaan kucing.
Transisi Dari Pasir ke Toilet Manusia
Kucing juga bisa diajari untuk buang kotoran di toilet manusia, caranya hampir sama dengan mengajari menggunakan pasir, tetapi apabila sebelumnya kucing terbiasa menggunakan pasir, letakkan lah litter box nya dekat dengan toilet manusia secara bertahap. semakin hari semakin dekatkan ke toilet, lalu akhirnya letakkan bak pasir di toilet itu sendiri. setelah kucing terbiasa, buang pasirnya pelan-pelan, dan lama kelamaan kucing akan terbiasa pup di toilet.dan mulay lah mengajarin kucing secara berlahan-lahan,asalkan pasti.hehe
Comments
Post a Comment